Tuesday , 2 June 2020
Breaking News

Category Archives: Berita Terkini

Otonomi Daerah dan Kebangkitan Nagari

* Ciri yang Melekat dalam Pemerintahan Nagari Oleh Irman Demokrasi telah tumbuh sejak lama di ranah Minang, sebagaimana dalam sistem adat dan sistem pemerintahan Nagari yang demokratis dengan prinsip Tungku Tigo Sajarangan. Di sini terbukti memberikan konfirmasi bahwa demokrasi sudah berkembang di tengah-tengah masyarakat Minangkabau di Sumbar. Dengan demikian sebetulnya perpaduan dalam unsur-unsur penting peraturan adat dan peraturan negara (peraturan ... Read More »

Ninik Mamak Intelektual

Oleh Marthias D Pandoe, Wartawan Senior . KALAU ada gelar penghulu yang sudah lamo talatak, pusako lamo nan talipek, mati batungkek budi atau pun iduik bakarilahan, maka apabila kondisi dan situasi sudah mengizinkan, diangkat penggantinya. Calon dipilih secara demokratis oleh seluruh anak buah yang akil-baligh lelaki-perempuan di bawah payung panji beliau. Talipek, karena payung panjinya sudah lama wafat. namun belum ... Read More »

Eksistensi Ulama dan Pengulu

ulama dan penghulu

Oleh Duski Samad, Dosen Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang. Setelah mengikuti Kongres Kebudayaan dan Apresiasi Seni Budaya Minangkabau yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Pemprov Sumbar, di Inna Muara, 29-30 November 2006 lalu, ada sesuatu yang masih menggelitik untuk disampaikan. Helat budaya yang cukup bergengsi dan diikuti oleh berbagai elemen penting anak nagari, tidak saja menampilkan sosok ragam budaya ... Read More »

Keindahan Songket Tua Minangkabau

songket

Saat ini, ketika orang di Jakarta berbicara mengenai songket, umumnya yang akan muncul adalah songket dari Palembang. Mungkin karena Palembang memiliki artisan dan pedagang songket yang giat mempromosikan songket daerah itu di Ibu Kota. Karena itu, pameran Revitalisasi Songket Minangkabau di Galeri Cemara 6 di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta, yang berlangsung sampai Kamis (23/11) membangkitkan rasa ingin tahu tentang perkembangan ... Read More »

Halal Bihalal Kotogadang 1428 H

menyingkap-keabsahan-halal-bi-halal

Halal Bihalal Warga dan Pencinta Kotogadang 1428 H Insya Allah akan dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Minggu, 21 Oktober 2007 Waktu : 10:00 – 14:00 Tempat : Auditorium Gedung Departemen Pekerjaan Umum Jl. Patimura No. 20, Jakarta Selatan Busana khas Kotogadang * Urang Gaek : baju kurung-kain jawo-selendang * Pasangan mudo : baju kurung-selendang suji, sarawa jawo-baju cino-sarung bugis merah * ... Read More »

BADAN USAHA MILIK NAGARI UNIT PENGELOLA RUMAH TINGGAL

BADAN USAHA MILIK NAGARI

LATAR BELAKANG. Kotogadang merupakan suatu Nagari kecil yang terletak dikaki Gunung Singgalang, yang pada zaman dahulu nagari ini dikenal sebagai gudang kaum intelektual dan cendekiawan yang cukup diperhitungkan dan mempunyai nama besar bukan hanya di dalam negeri bahkan sampai tingkat internasional. Nagari ini banyak menghasilkan tamatan perguruan tinggi yang diakui oleh pemerintah. Luas daerah 840 hektar, dengan ketinggian sekitar 1000 ... Read More »

Konsep Perencanaan Kembali Ke Nagari

I. PEMAHAMAN KEMBALI KE NAGARI Tema bahasan “Kembali ka Nagari” dalam tulisan ini dipahami sebagai gagasan (original ide) untuk memposisikan nagari dalam ketatanegaraan Republik Indonesia sebagai daerah yang disebut Daerah Istimewa, sesuai dengan maksud pasal 18 UUD 1945, jo penjelasannya. Pasal 18 UUD 1945 menetapkan : Pembahagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil, dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan Undang-undang, ... Read More »

Konsep Pelestarian

pelestarian

Upaya untuk menjaga kesinambungan yang menerima perubahan dan/atau pembangunan. Bertujuan untuk tetap menjaga identitas dan sumber daya lingkungan dan mengembangkan beberapa aspeknya untukmemenuhi kebutuhan modern dan kualitas hidup yang lebih baik. Perubahan yang dimaksud bukanlah terjadi secara drastis,namun perubahan secara alami dan terseleksi. Pelestarian merupakan pula upaya mengelola perubahan, dan kemudian menciptakan pusaka masa mendatang. Tujuan Program Membangun kepedulian banyak ... Read More »

REMBUK ANAK NAGARI KOTOGADANG

02

a. Latar Belakang Kebijakan pemerintah memberikan otonomi ke daerah-daerah telah diantisipasi oleh pemerintahan daerah Sumatera Barat dengan mengembalikan kewenangan pelayanan publik di tingkat desa kepada masyarakat berpola komunal – adat, yakni ke sistem pemerintahan terendah nagari. Persandingan kewenangan pelayanan publik sekaligus memiliki otoritas adat ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak nagari untuk secara kreatif mengelola sumberdaya alamnya, menuju kemandirian nagari. ... Read More »

Scroll To Top