| |
Buletin Nagari |
Pesan Singkat |
Statistik Web |
Visitors : 826080 visitors
Hits : 121702 hits
Month : 577 users
Today : 39 users
Online : 3
users |
Sindikasi Berita |
Chatting |
|
|
 |
|
Kotogadang Dukung Rang Sumbar Baralek Gadang Sabtu, 20 September 08 - oleh : admin
Agam, Padek-- Alek Akbar Rang Sumbar Baralek Gadang yang rencananya akan dilaksanakan 19 Desember mendatang secara terpusat di Kotogadang IV Koto Agam, mendapat respons dan dukungan dari masyarakat maupun perantau di kenagarian tersebut. Bahkan iven ini akan diusung dan dibicarakan secara khusus pada musyawarah perantau Kotogadang di Jakarta, tentang bentuk dukungan masyarakat dan perantau terhadap alek tersebut.
Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Kotogadang yang juga salah seorang tokoh adat di Nagari Kotogadang, Prof Dr dr Nuzirwan Acang Datuak Tumangguang, saat rapat Bamus Rabu (17/9) menegaskan, baik secara kelembagaan Bamus dan pribadi sangat mendukung digelarnya seluruh rangkaian acara tadi. Apalagi di dalamnya terdapat beberapa agenda yang sangat kental muatan budaya lokal Kotogadang, seperti memasak gulai itiak lado mudo sebanyak 1001 tungku di Kotogadang.
”Iven tersebut selain mengangkat muatan lokal tradisi Kotogadang, dampaknya juga akan sangat besar terhadap ekonomi warga, karena butuh lebih 1.000 ekor itik beserta peralatan dan bumbu untuk memasaknya. Jika memasaknya memakai tungku, maka batu tungku tersebut kalau dikumpulkan dapat membangun pondasi rumah,” kata Nuzirwan Acang.
Bahkan rapat Bamus Kotgadang juga sempat memberikan usul, jika tungku batu ditukar dengan bata merah, sehingga apabila kegiatan ini selesai maka dapat membantu pembangunan Masjid Nurul Iman Tapi nagari Kotogadang yang saat ini sedang dibangun akibat runtuh dihoyak gempa bumi awal 2007 silam. Belum lagi sejumlah iven lainnya yang juga akan mempromosikan seluruh potensi daerah, karena menurut rencana juga akan dikunjungi mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang mengikuti pameran.
Dikatakannya, iven tersebut adalah iven besar. Setidaknya, secara bersamaan juga bisa sebagai ajang promosi bagi pengembangan potensi Kotogadang, khususnya pengembangan hasil kerajinan tangan maupun makanan tradisional khas Kotogadang. Dan salah satu yang terkenal adalah masakan gulai itiak lado mudo.
”Secara kelembagaan ninik mamak Nagari Kotogadang, saya juga akan menyampaikan hal ini kepada forum rapat yang akan digelar di Jakarta dalam waktu dekat. Kita sangat optimis, apa yang dirancang panitia acara Rang Minang Baralek Gadang ini, akan disambut baik oleh Kerapatan Ninik Mamak Nan XXIV Nagari Kotogadang,” ujar Nuzirwan.
Selain iven memasak 1001 ekor itik gulai lado mudo, juga bakal digelar tradisi makan bajamba yang akan diikuti oleh sejumlah pejabat tinggi. Diharapkan makan bajamba ini akan menjadi rekor makan bajamba terbesar yang pernah digelar di Sumbar. Sehingga melihat dari segi pengembangan pariwisata maupun dampak langsung kepada masyarakat, acara ini mendapat dukungan masyarakat nagari intelektual tersebut. (ari)
Sumber: Padang Ekspres kirim ke teman | versi cetak Ada 1 komentar tentang artikel ini :
A sabanayo nan katajadi Kamis, 27 Nopember 08 - oleh : JO Lembang Ala | | Baa bana acaranyo. Ambo danga kaba bagalau. Indak saribu doh tapi mungkin saratuih nyo. Itupun akan diadakan bagilia dari kampuang ka kampuang di Sumatra Barat. Keceknyo anak nagari di KG indak ado mandanga kaba nan jaleh doh. |
Formulir Komentar | Aturan >>
|
|
 |
|
Pencarian |
Jajak Pendapat |
Top Download |
Link Terbaru | Tampilkan situs Anda di sini.
» Tambah link baru
» Browse link
Artikel Terakhir |
Buku Baru! |
Adat Istiadat Kotogadang

Edisi perdana Oktober 2005
Penyusun : Heratina Mahzar
Hubungi : Ibu Hera, tlp. +62 752 31044.
Pakaian Tradisional Kotogadang
Edisi perdana Oktober 2005
Penyusun : Sita Dewi Razni, Mity J. Juni, Rebecca Dahlan.Penerbit : Yayasan Kerajinan Amai Setia
Hubungi: Ibu Sita Razni Tlp. +62 811 144123 |
Mailing List |
Forum Diskusi |
|
|