| |
Buletin Nagari |
Pesan Singkat |
Statistik Web |
Visitors : 826078 visitors
Hits : 121657 hits
Month : 577 users
Today : 39 users
Online : 3
users |
Sindikasi Berita |
Chatting |
|
|
 |
|
Instalasi Air Bersih Nagari Koto Gadang Diresmikan Rabu, 10 September 08 - oleh : admin
- AGAM -- Sejak musibah gempa bumi 6 Maret 2007 lalu, masyarakat di Nagari Koto Gadang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam kesulitan mendapatkan air bersih. Gempa rupanya telah memporak-porandakan sejumlah instalasi air bersih di nagari 1.000 dokter itu.
Menyikapi kondisi tersebut, sejumlah tokoh perantau Koto Gadang tergerak untuk kembali membangun kampung mereka. Diprakarsai almarhum Sjahrir, salah seorang tokoh Koto Gadang yang berpulang ke Rahmatullah beberapa bulan lalu, digagaslah pembuatan instalasi air bersih kembali.
Sebelumnya, pada 7 September 2007 lalu telah dilakukan MoU dengan Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya dan Departemen Pekerjaan Umum RI untuk membuat instalasi itu. Dan pada Rabu (27/8), instalasi bersama 300 meteran air di Nagari Koto Gadang diresmikan oleh Ibu Kartini, istri almarhum Dr. Sjahrir.
“Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya yang merupakan bantuan rehabilitasi sistem penyediaan air bersih,” ujar Ramlan Ghazali, Ketua II Yayasan Koto Gadang kepada padangmedia.com usai peresmian itu.
Istri almarhum Dr. Sjahrir, Ibu Kartini pada kesempatan itu menyampaikan bahwa masyarakat Koto Gadang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih meski sumber air banyak di nagari itu. Atas aspirasi masyarakat itulah instalasi air bersih di Koto Gadang dibangun dan diresmikan.
Sementara Dewan Penasehat Presiden Prof. Dr. S. Budhisantoso dan Prof. Dr. Rady A Ghani yang juga hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Wakil Presiden RI Jusuf Kalla telah memberikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pembangunan instalasi air bersih di nagari itu. Sementara dari swadaya masyarakat baik di Koto Gadang maupun di perantauan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp150 juta lebih. (habib)
Sumber: padangmedia.com
kirim ke teman | versi cetak Ada 1 komentar tentang artikel ini :
Kondisi pada Lebaran 2008 Jumat, 27 Februari 09 - oleh : Rifzanil | Pada lebaran 2008 kemarin saya beserta keluarga pulang kampuang. Pada awalnya, tidak ada masalah untuk air ledeng di Kotogadang, kira-kira hari ke empat kami di Kotogadang, saya dan keluarga mendengar suara mendesis, dan ternyata di beberapa titik telah terjadi kebocoran pada pipa air ledeng Kotogadang. Saya melihat pipa yg bocor itu sdh sangat tua
Setelah saya baca berita diatas, saya jadi bertanya-tanya, instalasi mana aja yg sdh di ganti? kebocoran yg terjadi pada saat saya pulang kampuang itu adalah di jalan dari Tapi menuju Sianok.
Demikian pengalaman saya pulang kampuang lebaran 2008, semoga menjadi perhatian kita semua. |
Formulir Komentar | Aturan >>
|
|
 |
|
Pencarian |
Jajak Pendapat |
Top Download |
Link Terbaru | Tampilkan situs Anda di sini.
» Tambah link baru
» Browse link
Artikel Terakhir |
Buku Baru! |
Adat Istiadat Kotogadang

Edisi perdana Oktober 2005
Penyusun : Heratina Mahzar
Hubungi : Ibu Hera, tlp. +62 752 31044.
Pakaian Tradisional Kotogadang
Edisi perdana Oktober 2005
Penyusun : Sita Dewi Razni, Mity J. Juni, Rebecca Dahlan.Penerbit : Yayasan Kerajinan Amai Setia
Hubungi: Ibu Sita Razni Tlp. +62 811 144123 |
Mailing List |
Forum Diskusi |
|
|