Friday , 20 October 2017
Breaking News
REMBUK ANAK NAGARI KOTOGADANG

REMBUK ANAK NAGARI KOTOGADANG

a. Latar Belakang

Kebijakan pemerintah memberikan otonomi ke daerah-daerah telah diantisipasi oleh pemerintahan daerah Sumatera Barat dengan mengembalikan kewenangan pelayanan publik di tingkat desa kepada masyarakat berpola komunal – adat, yakni ke sistem pemerintahan terendah nagari. Persandingan kewenangan pelayanan publik sekaligus memiliki otoritas adat ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak nagari untuk secara kreatif mengelola sumberdaya alamnya, menuju kemandirian nagari.

Nagari Kotogadang secara strategis mengambil langkah-langkah menuju kemandirian itu, antara lain dengan membangun perencanaan pengelolaan sumberdaya alamnya secara partisipatif melalui berbagai konsultasi publik. Disamping itu berbagai forum informal telah menghadirkan kesadaran baru untuk merevitalisasi sumberdaya yang dimiliki bagi kesejahteraan bersama.

b. Maksud Dan Tujuan

Menginformasikan semua potensi peruntukan lahan yang dimiliki nagari Kotogadang
Menghimpun kesepakatan anak nagari tentang rencana zonasi nagari kotogadang
Menghimpun kesepakatan anak nagari tentang penanaman pohon

c. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu / 16 April 2006
Jam : 10.00 – selesai
Tempat : MDA – kotogadang

Kegiatan ini dihadiri oleh ± 130 Orang (absen terlampir), yang terdiri dari anak nagari, ninik mamak, tokoh masyarakat, perantau dan instansi pemerintah dilingkungan Kabupaten Agam dan Daerah Tingkat I Sumbar.

Dalam kegiatan ini beberapa topik pembicaraan dengan materi :

    1. Hutan Nagari” oleh Drs. Irzal, dengan butir-butir pemikiran sebagai berikut :
      • Hutan merupakan salah satu potensi yang harus dijaga dan dilestarikan.
      • Permohonan izin kemasyarakat untuk “Revitalisasi Hutan Ulayat Nagari”\
    1. “ Kawasan Pusaka” oleh Dr.Ir. Eko Alvares,Z.Msa
      • Menjelaskan kembali hubungan kawasan pusaka nagari kotogadang dan rencana hutan ulayat nagari.
    2. Rencana Zonasi Kawasan Nagari Kotogadang “ oleh Ir. Masril Syukur. Msc I
      • Potensi dan karakteristik nagari kotogadang, dan bagaimana menyajikannya sebagai dasar untuk pergerakan pembangunan nagari ke depan
      • Bagaimana melihatkan potensi yang dimiliki
      • Fungsi hutan dibedakan menjadi 3
    1. “Konsep dan strategi pembangunan hutan ulayat nagari“ Ir. Hamdi Nur. MT
      • Kerangka berpikir menata nagari dan bagaimana menata dengan mengelola zona- zona yang ada, serta bagaimana mengatasi permasalahan yang timbul
      • Detail batasan hutan untuk Peraturan Nagari (yang akan direvitalisasi)

 

Hasil Kegiatan

    1. Peserta sepakat untuk membuat rencana “Zonasi Kawasan Nagari Kotogadang”
      mengingat bahwa zonasi ini sangat diperlukan untuk menegaskan tata guna lahan hutan ulayat nagari.
    2. Sepakat untuk melakukan penanaman pohon berdasarkan zonasi yang telah disusun
      dan dilakukan dengan mengutamakan daerah-daerah yang terancam bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top